Kamis, 22 Maret 2012

EKONOMI MAKRO


Masalah ekonomi dan kebutuhan untuk membuat pilihan
Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya akan selalu menghadapi persoalan-persoalan yang bersifat ekonomi, yaitu persoalan yang menghendaki seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat membuat keputusan tentang cara yang terbaik untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi. Sehubungan dengan pernyataan ini, timbul pertanyaan : “Apakah yang diartikan dengan kegiatan ekonomi ?”

Di satu pihak kegiatan ekonomi meliputi usaha individu-individu, perusahaan-perusahaan dan perekonomian secara keseluruhannya untuk memproduksikan barang dan jasa yang mereka butuhkan. Di lain pihak, kegiatan ekonomi meliputi pula kegiatan untuk menggunakan barang dan jasa yang diproduksikan dalam perekonomian. Dengan demikian kegiatan ekonomi dapat didefinisikan sebagai kegiatan seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi (menggunakan) barang dan jasa tersebut. Dalam melakukan berbagai kegiatan ekonomi, seorang individu, suatu perusahaan, atau masyarakat secara keseluruhannya, akan mempunyai beberapa pilihan atau alternatif untuk melakukannya. Berdasarkan kepada alternatif-alternatif yang tersedia tersebut mereka perlu mengambil keputusan untuk memilih alternatif yang terbaik.


Masalah pokok perekonomian : kekurangan
Mengapa individu-individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat perlu memikirkan “cara yang terbaik untuk melakukan kegiatan ekonomi ?” atau pertanyaan yang sama maksudnya : “Mengapa masyarakat harus membuat pilihan ?” Ahli-ahli ekonomi menjawab pertanyaan seperti itu dengan menerangkan masalah “scarcity” yaitu masalah “kelangkaan” atau “kekurangan”.


Masalah kelangkaan
Kelangkaan atau kekurangan berlaku sebagai akibat dari ketidakseimbangan antara (i)  kebutuhan masyarakat dengan (ii) faktor-faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat. Di satu pihak, dalam setiap masyarakat selalu terdapat keinginan yang relatif tidak terbatas untuk menikmati berbagai jenis barang dan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Sebaliknya di lain pihak, sumber-sumber daya atau faktor-faktor produksi yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut adalah relatif terbatas. Oleh karenanya masyarakat tidak dapat memperoleh dan menikmati semua barang yang mereka butuhkan atau inginkan. Mereka perlu membuat dan menentukan pilihan.
Kebutuhan masyarakat
Yang dimaksudkan dengan kebutuhan masyarakat adalah keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi barang dan jasa. Sebagian barang dan jasa ini diimport dari luar negeri. Tetapi kebanyakan diproduksikan di dalam negeri. Keinginan untuk memperoleh barang dan jasa dapat dibedakan kepada dua bentuk :
-          Keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli
-          Keinginan yang tidak disertai oleh kemampuan untuk membeli.
Keinginan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli dinamakan permintaan efektif.
Barang yang dibutuhkan manusia terutama terdiri dari benda yang dapat dilihat dan diraba secara fisik – seperi baju, sepatu, makanan dan minuman. Di samping itu ada juga barang yang tidak dapat dilihat dan diraba seperti udara. Jasa bukanlah berbentuk benda sebab ia merupakan layanan seseorang atau suatu barang yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Beberapa jenis “jasa” yang dibutuhkan masyarakat antara lain adalah : kegiatan tukang pangkas, pelayanan di restoran, kegiatan pengangkutan orang ataupun siaran radio dan televisi yang memberi hiburan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar